BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarbaru bersama Denpom TNI, Sabtu (19/3) pukul 20.30 Wita mendatangi kawasan Lokalisasi Pembatuan di Landasan Ulin, Banjarbaru. Namun, petugas kembali harus pulang dengan tangan hampa.

Kehadiran mereka malam itu ke kawasan eks lokalisasi tersebut untuk melaksanakan razia terhadap para pekerja seks komersial (PSK) yang ditengarai masih beroperasi. Hanya malam yang sepi menyambut puluhan petugas tersebut.

Mendapati hal itu, Kasi Opsdal Satpol PP Kota Banjarbaru, Fitryadi, menengarai giat operasi razia mereka malam itu karena pengunjung takut. Target operasi yang semestinya mereka temukan, malah terpantau sepi.

“Sudah ketiga kali. Kegiatan ini bukan bocor, kemungkinan pengunjung takut karena malam minggu sering dilakukan razia oleh aparat. Kami akan rutin lakukan pemantauan, tentunya harus bersama dinas terkait,” kata Fitryadi.

Pihaknya juga sempat melihat beberapa sepeda motor yang memutar arah saat melihat mobil dan puluhan anggota yang berada di perempatan Jalan Kenanga, Pembatuan.

"Kegiatan ini merupakan salah satu program wali kota di antaranya PKL, WTS dan menjaga stabilitas ketenteraman dan ketertiban umum. Selain itu, sekaligus menekan menyebarnya HIV/AIDS yang ditengarai diidap beberapa PSK Pembatuan," katanya. (gha)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar

razia-pembatuan_20160322_164339.jpg (700×393)

LOGO+SAT+POL+PP.png (1616×2048)
John Doey

John Doey

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Posting Komentar

  1. Memang masyarakat sekarang kalau di jalan lihat pak polisi lagi rajiaan kayak ngeliat hantu, mereka langsung putar arah menjauhi rajiaan.
    mengganti font windows

    BalasHapus